Langsung ke konten utama

Indonesia Kecam Serangan Aksi Demo di Perbatasan Gaza-Israel

 


Jakarta - Indonesia mengecam keras serangan tentara Israel terhadap aksi demo di Gaza, demikian pernyataan yang disampaikan Kementerian Luar Negeri RI, Sabtu (31/3/2018).
Dalam insiden tersebut, sebanyak 15 warga Palestina dilaporkan tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Mereka adalah demonstran yang sedang berdemo di perbatasan Gaza dan Israel pada Jumat malam waktu setempat.

"Indonesia menegaskan bahwa Pemerintah Israel memiliki tanggung jawab di bawah hukum HAM dan kemanusiaan internasional untuk melindungi warga sipil. Pemerintah Indonesia mendesak agar segera dilakukannya investigasi menyeluruh terhadap penggunaan kekerasan yang berlebihan tersebut dan agar hasilnya dipublikasi secara utuh," imbuh pihak Kemlu.
Kemlu juga menegaskan, kekerasan dan kekejaman yang terus dilakukan oleh tentara Israel bisa mengancam upaya perdamaian di Palestina dan kawasan Timur Tengah.

Seperti dikutip dari VOA Indonesia, bentrokan pecah ketika ribuan warga Palestina mendekat ke perbatasan. Militer Israel mengatakan, tentara membalas tindakan demonstran yang melemparkan batu dan menggelindingkan ban-ban yang dibakar.

Menurut Departemen Kesehatan Palestina, pasukan Israel menggunakan peluru besi berbalut karet dan gas air mata, menewaskan 15 warga Palestina dan melukai sekitar 500 orang.
Bentrokan tersebut menjadi hari paling mematikan di Gaza sejak musim gugur lalu.

Sebelumnya, warga Palestina membangun tenda-tenda protes di sepanjang Jalur Gaza. Banyak keluarga, laki-laki, perempuan, dan anak-anak, diperkirakan berpartisipasi dalam demonstrasi tersebut.

Demo selama beberapa pekan itu, yang akan diakhiri pada 15 Mei, dirancang untuk memperingati Nakba atau bencana ketika ratusan ribu warga Palestina harus meninggalkan tempat tinggal mereka atau tersingkir dalam perang tahun 1948 yang membuahkan berdirinya negara Israel.

Israel telah mengerahkan lebih dari 100 penembak jitu di sepanjang Jalur Gaza. Demo beberapa pekan itu diduga akan diakhiri bersamaan dengan rencana Washington membuat kedutaan besar di Yerusalem, langkah yang membuat marah orang Palestina karena menganggap Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara mereka di masa mendatang.


Wakil Ketua Badan Kerjasama Antarparlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rofi' Munawar, juga mengecam tindakan tentara Israel tersebut.
Mereka menembaki warga Palestina yang hendak melakukan peringatan Hari Tanah Palestina, hari di mana Israel melakukan penyitaan tanah milik warga Palestina pada 1976.

"Kami mengecam tindakan Israel yang telah melakukan kekerasan terhadap ribuan warga Palestina yang hendak melakukan demonstrasi di tepi Gaza. Apa yang dilakukan Israel telah melampaui batas dan tidak berperikemanusiaan" ucap Rofi Munawar melalui keterangan tertulisnya hari Sabtu.
Menurutnya, aksi kekerasan ini dipastikan akan memicu gelombang protes yang lebih besar dan masif.

"Kekerasan selalu menghiasi tanah Palestina sejak 1948 dan terus terjadi setiap tahun hingga saat ini. Warga Palestina yang menuntut hak atas tanah mereka, selalu dihadapi dengan tindakan represif tentara Israel," kata Rofi'.

Legislator asal Jawa Timur ini menjelaskan, jumlah korban tewas dari rangkaian demonstrasi dari Jumat adalah yang terbesar sejak perang Israel terakhir di Gaza pada musim panas 2014.

Sejak itu, warga Palestina menjalani periode panjang dengan kondisi ekonomi yang sulit. Sementara pada saat yang bersamaan, blokade Israel mungkin menjadi yang terbesar dalam empat tahun gencatan senjata antara Hamas dan Israel.

"Dalam aksinya, warga Palestina melakukan demonstrasi dengan damai, meski terjadi konfrontasi yang melibatkan para pemuda di dekat perbatasan beberapa kali, tetapi untuk kesekian kalinya Israel selalu menanggapi dengan penembakan dan pembunuhan," tutur Rofi'.

Sebagai informasi, aksi protes ini dijadwalkan berjalan selama enam pekan dan akan berakhir pada 15 Mei, di hari Nakbah (bencana), hari yang menandai perpindahan ratusan ribu orang Palestina karena pencaplokan tanah mereka oleh Israel pada tahun 1948.

Warga Palestina telah lama menuntut hak atas tanah mereka untuk kembali, tetapi Israel berulangkali mengingkari itu.




 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Batu Sumber Towo Yang Bertuah di Mojokerto Mojokerto - Wilayah Trowulan, Mojokerto yang menjadi pusat Kerajaan Majapahit masih menyimpan banyak misteri. Salah satunya Makam Panjang, dan mata air yang konon mempunyai banyak khasiat. Makam Panjang ini terletak di Dusun Ungah-unggahan, Desa/Kecamatan Trowulan. Situs ini berjarak sekitar 200 meter arah timur laut dari Kolam Segaran. Bangunan Makam Panjang ini cukup sederhana. Hanya berupa pendapa yang dinaungi pohon beringin raksasa. Namun, di dalamnya ada sebuah makam yang ukurannya tak lazim. Foto: Enggran Eko Budianto Berbeda dengan makam pada umumnya, makam yang satu ini berukuran 5x2 meter. Terdapat sebuah batu mirip batu nisan dengan tulisan bahasa Sansekerta. Sementara dua bangunan gapura mini di depan makam merupakan bangunan baru. "Pada batu tersebut terdapat tulisan angka tahun 1012 masehi dan perjalanan hidup manusia," kata Juru Kunci Makam Panjang Sunoto (55) kepada detikcom, Jum...
Kunjungan Pabrik Otsuka SMK Negeri 1 Mojokerto   Saya sebagai salah satu pelajar SMK Negeri 1 Mojokerto,saya mendapatkan pengalaman baru dalam dunia kerja industri.Dalam hal ini saya akan menceritakan Pengalaman saya saat berkunjung ke Pabrik Otsuka di Kota Pasuruan. Saat saya berkunjung pertama kalinya ke Pabrik Otsuka,saat saya masuk ke pabrik saya disambut ramah oleh para pegawai-pegawai pabrik tersebut.Saat masuk saya diarahkan oleh pegawai ke sebuah ruangan.Diruangan tersebut kami diberi presentasi alasan Pabrik Otsuka didirikan.  Dari gambar logo diatas maksud logo tersebut Pabrik Otsuka.lambang O besar logo biru memiliki impian yang ingin diwujudkan yang belambangkan "Langit Biru".Sedangkan lambangO besar logo merah melambangkan semangat dalam meraih impian tersebut. Berikut ini proses produksi Pabrik Otsuka a.       Pembuatan Botol 1.     Injection moulding Gambar 2.1 Injection Mould...

Orang-orang melayani tanpa pamrih

SP-Suharyanto  dijuluki polisi dunia lain, polisi partikelir yang dengan suka rela mengatur lalu lintas di perempatan trowulan sebelum di gusur oleh polisi cepek dia mengalah pindah di daerah Simpang empat Sooko Mojokerto. Berbeda dengan polisi cepek yang biasanya kita lihat di tempat lain. Istilah polisi cepek adalah julukan untuk orang yang mengatur lalu lintas dengan mengharap orang yang lewat memberikan uang ala kadarnya. Polisi beneran biasanya melarang operasi para polisi cepek itu karena dianggap malah mengganggu. Kadang-kadang motifnya bukan membantu mengatur keruwetan lalu lintas tapi semata-mata ingin mencari uang di jalanan. Tak ubahnya dengan apa yang dilakukan para peminta-minta dan pengamen jalanan. Entah apa alasannya polisi tidak melarang kegiatan polisi dunia lain ini. Terbukti sudah hampir sepuluh tahun Suharyanto menjadi polisi partikelir yang mengatur lalu lintas daerah Simpang empat sooko. Mungkin karena ia tidak menerima uang ala pem...