Langsung ke konten utama
3 Calon Wonderkid Terbaik Piala Dunia 2018


Salah satu yang ditunggu dari Piala Dunia 2018 adalah aksi para pemain muda berbakat. Hampir setiap tim memiliki pemain muda berbakat yang siap unjuk gigi di Rusia.
FIFA sendiri sebagai penyelenggara Piala Dunia 2018 akan memberikan penghargaan Pemain Muda Terbaik. Pada edisi 2014, gelandang Prancis Paul Pogba yang terpilih.

1.Goncalo Guedes



Guedes punya peluang bagus menjadi salah satu pemain muda yang bersinar di Piala Dunia 2018. Penggawa Valencia itu akan membela Portugal di Rusia.
Pemain yang dimiliki Paris Saint Germain itu akan bahu membahu bersama Cristiano Ronaldo di lini depan Portugal. Gaya main Guedes mirip dengan Ronaldo.
Guedes punya kecepatan dan skill individu menawan. Jika mampu bersinar di Piala Dunia 2018, Guedes juga makin berpeluang pindah ke klub yang lebih besar musim depan.
Real Madrid kabarnya berminat merekrut Guedes untuk dijadikan sebagai pengganti Gareth Bale.

2.Gabriel Jesus




Jesus hampir pasti akan menjadi starter di timnas Brasil. Jesus akan ditandemkan dengan Neymar di lini depan timnas Brasil. Dia menyisihkan Roberto Firmino.
Meski baru 21 tahun, Jesus sudah kenyang pengalaman bermain. Jesus saat ini memperkuat Manchester City. Dia turut membantu City menjadi juara Liga Inggris.

3.Kylian Mbappe


Mbappe paling berpeluang merebut gelar pemain muda terbaik Piala Dunia 2018. Mbappe jadi tumpuan utama Prancis untuk mendulang gol.
Usia Mbappe memang baru 19 tahun dan jadi salah satu yang termuda di Rusia. Tapi dia sudah sangat bersinar di level klub. Paris Saint Germain sampai membayar mahal untul mendapatkan Mbappe.
Mbappe total membuat 21 gol dari 44 penampilan bersama PSG di musim 2017-2018.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Batu Sumber Towo Yang Bertuah di Mojokerto Mojokerto - Wilayah Trowulan, Mojokerto yang menjadi pusat Kerajaan Majapahit masih menyimpan banyak misteri. Salah satunya Makam Panjang, dan mata air yang konon mempunyai banyak khasiat. Makam Panjang ini terletak di Dusun Ungah-unggahan, Desa/Kecamatan Trowulan. Situs ini berjarak sekitar 200 meter arah timur laut dari Kolam Segaran. Bangunan Makam Panjang ini cukup sederhana. Hanya berupa pendapa yang dinaungi pohon beringin raksasa. Namun, di dalamnya ada sebuah makam yang ukurannya tak lazim. Foto: Enggran Eko Budianto Berbeda dengan makam pada umumnya, makam yang satu ini berukuran 5x2 meter. Terdapat sebuah batu mirip batu nisan dengan tulisan bahasa Sansekerta. Sementara dua bangunan gapura mini di depan makam merupakan bangunan baru. "Pada batu tersebut terdapat tulisan angka tahun 1012 masehi dan perjalanan hidup manusia," kata Juru Kunci Makam Panjang Sunoto (55) kepada detikcom, Jum...
Kunjungan Pabrik Otsuka SMK Negeri 1 Mojokerto   Saya sebagai salah satu pelajar SMK Negeri 1 Mojokerto,saya mendapatkan pengalaman baru dalam dunia kerja industri.Dalam hal ini saya akan menceritakan Pengalaman saya saat berkunjung ke Pabrik Otsuka di Kota Pasuruan. Saat saya berkunjung pertama kalinya ke Pabrik Otsuka,saat saya masuk ke pabrik saya disambut ramah oleh para pegawai-pegawai pabrik tersebut.Saat masuk saya diarahkan oleh pegawai ke sebuah ruangan.Diruangan tersebut kami diberi presentasi alasan Pabrik Otsuka didirikan.  Dari gambar logo diatas maksud logo tersebut Pabrik Otsuka.lambang O besar logo biru memiliki impian yang ingin diwujudkan yang belambangkan "Langit Biru".Sedangkan lambangO besar logo merah melambangkan semangat dalam meraih impian tersebut. Berikut ini proses produksi Pabrik Otsuka a.       Pembuatan Botol 1.     Injection moulding Gambar 2.1 Injection Mould...

Orang-orang melayani tanpa pamrih

SP-Suharyanto  dijuluki polisi dunia lain, polisi partikelir yang dengan suka rela mengatur lalu lintas di perempatan trowulan sebelum di gusur oleh polisi cepek dia mengalah pindah di daerah Simpang empat Sooko Mojokerto. Berbeda dengan polisi cepek yang biasanya kita lihat di tempat lain. Istilah polisi cepek adalah julukan untuk orang yang mengatur lalu lintas dengan mengharap orang yang lewat memberikan uang ala kadarnya. Polisi beneran biasanya melarang operasi para polisi cepek itu karena dianggap malah mengganggu. Kadang-kadang motifnya bukan membantu mengatur keruwetan lalu lintas tapi semata-mata ingin mencari uang di jalanan. Tak ubahnya dengan apa yang dilakukan para peminta-minta dan pengamen jalanan. Entah apa alasannya polisi tidak melarang kegiatan polisi dunia lain ini. Terbukti sudah hampir sepuluh tahun Suharyanto menjadi polisi partikelir yang mengatur lalu lintas daerah Simpang empat sooko. Mungkin karena ia tidak menerima uang ala pem...