Langsung ke konten utama
Jalur Tol Jawa di Mudik Lebaran 2018

Banner Jalur Tol Jawa Mudik Lebaran 2018 

Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan, mudik Lebaran 2018 ini bakal lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Apalagi, ruas tol di Jawa akan tersambung dari Merak sampai Pasuruan. 

"Ya lebih baik daripada tahun lalu (mudik Lebaran), Insyaallah lebih baik. Jalan nasionalnya lebih baik, jalan tolnya juga sudah lebih baik," jelas Basuki beberapa waktu lalu kepada Liputan6.com.

Dikutip dari bahan presentasi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Jumat (8/6/2018), panjang jalur tol yang melintang dari Merak hingga banyuwangi mencapai 1.167 kilometer (km).

Sedangkan jika dihitung dari Jakarta hingga Surabaya, jalan tol yang terbentang mencapai 518 km. Jalan tersebut sudah beroperasi secara maksimal. Di luar itu juga terdapat jalur tol fungsional sepanjang 236 km.

Infografis Jalur Tol Jawa Mudik Lebaran 2018

Tol Operasi

arus mudik

Untuk jalan tol yang sudah beroperasi secara maksimal adalah Jakarta-Pejagan dengan jarak total mencapai 261,05 km. Selanjutnya jalur Pejagan hingga Pemalang dengan panjang mencapai 57,50 km.

Berlanjut masuk ke Semarang-Solo dengan jarak 40,40 km dan solo-Ngawi dengan jarak 35,60 km.
Rute selanjutnya adalah Ngawi menuju Mojokerto dengan jarak 47,95 km dan berlanjut ke Kertosono-Mojokerto dengan panjang 39,60 km.

Bersambung ke Surabaya-Mojokerto dengan jarak 36,47 km dan Gempol Pasuruan dengan jarak 20,05 km. Terakhir adalah Gempol-Pandangan dengan panjang 12,05 km.

Tol Fungsional

Fungsional saat Lebaran, Begini Penampakan Tol Bocimi
 
Di luar itu juga akan ada jalan tol fungsional. Jalan tol fungsional ini adalah jalan tol yang sudah bisa digunakan tetapi memang belum diaspal.
Untuk jalan tol fungsional ini rinciannya:

- Ruas Pemalang-Batang terdapat jalur fungsional dengan panjang 39,20 km

- Batang-Semarang terdapat jalur fungsional dengan panjang 75 km

- Semarang-Solo terdapat jalur fungsional dengan panjang 32,54 km

- Solo-Ngawi terdapat jalur fungsional dengan panjang 50,80 km

- Ngawi-Kertosono terdapat jalur fungsional dengan panjang 39,05 km

- Pandaan-Malang terdapat jalur fungsional dengan panjang 16 km

- Ciawi-Sukabumi terdapat jalur fungsional dengan panjang 15,35 km.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Batu Sumber Towo Yang Bertuah di Mojokerto Mojokerto - Wilayah Trowulan, Mojokerto yang menjadi pusat Kerajaan Majapahit masih menyimpan banyak misteri. Salah satunya Makam Panjang, dan mata air yang konon mempunyai banyak khasiat. Makam Panjang ini terletak di Dusun Ungah-unggahan, Desa/Kecamatan Trowulan. Situs ini berjarak sekitar 200 meter arah timur laut dari Kolam Segaran. Bangunan Makam Panjang ini cukup sederhana. Hanya berupa pendapa yang dinaungi pohon beringin raksasa. Namun, di dalamnya ada sebuah makam yang ukurannya tak lazim. Foto: Enggran Eko Budianto Berbeda dengan makam pada umumnya, makam yang satu ini berukuran 5x2 meter. Terdapat sebuah batu mirip batu nisan dengan tulisan bahasa Sansekerta. Sementara dua bangunan gapura mini di depan makam merupakan bangunan baru. "Pada batu tersebut terdapat tulisan angka tahun 1012 masehi dan perjalanan hidup manusia," kata Juru Kunci Makam Panjang Sunoto (55) kepada detikcom, Jum...
Kunjungan Pabrik Otsuka SMK Negeri 1 Mojokerto   Saya sebagai salah satu pelajar SMK Negeri 1 Mojokerto,saya mendapatkan pengalaman baru dalam dunia kerja industri.Dalam hal ini saya akan menceritakan Pengalaman saya saat berkunjung ke Pabrik Otsuka di Kota Pasuruan. Saat saya berkunjung pertama kalinya ke Pabrik Otsuka,saat saya masuk ke pabrik saya disambut ramah oleh para pegawai-pegawai pabrik tersebut.Saat masuk saya diarahkan oleh pegawai ke sebuah ruangan.Diruangan tersebut kami diberi presentasi alasan Pabrik Otsuka didirikan.  Dari gambar logo diatas maksud logo tersebut Pabrik Otsuka.lambang O besar logo biru memiliki impian yang ingin diwujudkan yang belambangkan "Langit Biru".Sedangkan lambangO besar logo merah melambangkan semangat dalam meraih impian tersebut. Berikut ini proses produksi Pabrik Otsuka a.       Pembuatan Botol 1.     Injection moulding Gambar 2.1 Injection Mould...

Orang-orang melayani tanpa pamrih

SP-Suharyanto  dijuluki polisi dunia lain, polisi partikelir yang dengan suka rela mengatur lalu lintas di perempatan trowulan sebelum di gusur oleh polisi cepek dia mengalah pindah di daerah Simpang empat Sooko Mojokerto. Berbeda dengan polisi cepek yang biasanya kita lihat di tempat lain. Istilah polisi cepek adalah julukan untuk orang yang mengatur lalu lintas dengan mengharap orang yang lewat memberikan uang ala kadarnya. Polisi beneran biasanya melarang operasi para polisi cepek itu karena dianggap malah mengganggu. Kadang-kadang motifnya bukan membantu mengatur keruwetan lalu lintas tapi semata-mata ingin mencari uang di jalanan. Tak ubahnya dengan apa yang dilakukan para peminta-minta dan pengamen jalanan. Entah apa alasannya polisi tidak melarang kegiatan polisi dunia lain ini. Terbukti sudah hampir sepuluh tahun Suharyanto menjadi polisi partikelir yang mengatur lalu lintas daerah Simpang empat sooko. Mungkin karena ia tidak menerima uang ala pem...